jabaktangan.com


Dengto Lalo' Polisi Kampung Japing-Japing Pangkep

 


Lalo DG.Silele atau lebih populer dipanggil Dengto Lalo' Merupakan istri dari Dengto Nuna. 

Lahir: Japing-Japing Pangkep, Tahun 1865

Wafat: Japing-Japing Pangkep, Tahun 1955


Sedengkan istrinya DengTo' Nuna' 

Lahir: Japing-Japing Pangkep, Tahun 1868

Wafat: Japing-Japing Pangkep, Tahun 1958


Berikut adalah sejarah tentang Dengto Lalo' 

Dengto Lalo : Guru Pamancak,  Polisi kampung yang bijaksana dan taat agama.

Di Desa atau Kampung Japing-Japing, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, hiduplah seorang Polisi kampung, guru pamancak yang terkenal karena keberaniannya dan kebijaksanaannya, yaitu Lalo Daeng Silele Populer Dengto Lalo'. 

Beliau hidup pada masa-masa sulit di Sulawesi Selata khusunya di tanah kampunnya sendiri Japing-Japing Pangkep, ketika Indonesia sudah merdeka.

Dengto Lalo' Taubarani Na Japing-Japing Pangkep dikenal sebagai Polisi yang bijak juga seorang guru pamancak yang sangat berpengaruh di daerahnya. Beliau memiliki kemampuan dan pengetahuan yang luas tentang A'mancak (Silat), sehingga banyak orang yang datang kepadanya untuk belajar.

Namun, Dengto Lalo'  tidak hanya seorang guru pamancak, tetapi juga seorang polisi kampung pemberani taat terhadap aturan bijaksana dalam menjalankan tugasnya dan Anti terhadap kompeni Belanda. 

Dimasa hidupnya DengTo Lalo tidak pernah ragu-ragu dalam menghadapi bahaya dan sering menyelesaikan masalah-masalah yang berada dikampung nya. Salah satu pusakanya adalah Badik yang saat ini di simpan oleh Cucunya bernama Sudirman, S.Sos., M.Si Daeng Haruna alias Diman Selaku pegiat budaya. 

Dengto Lalo' menikah dengan Dengto Nuna anak dari Rimang Daeng Baji Guru dari Dengto Lalo. Setelah menikah Dengto Lalo dikaruniai tiga orang anak:

1. Abdul Rahim atau Badorahim DG. Sarro'

2. DG. Isa

3. DG. Boddi


Dengto Lalo bersama istrinya Dengto Nuna wafat dan dimakamkan di Kampung Japing-Japing Kelurahan Bontolangkasa Kecamatan Minasatene Kab. Pangkep dan memiliki banyak turunan di sana salah satunya Sahara Daeng intan.

ditulis Sudirman, S.Sos., M.Si  Daeng Haruna Alias ( Diman ).

No comments

Powered by Blogger.