Ince Labbe dari Minangkabau Hijrah ke Sulawesi Selatan Gowa
( Foto hanya ilustrasi).
Ince Labbe: Jejak Tuanku Maharaja Lelo dari Minangkabau ke Tanah Gowa (Abad ke-17)
Kisah Ince Labbe adalah epos migrasi dan spiritual yang menghubungkan ranah Minangkabau dengan Sulawesi Selatan pada masa-masa krusial abad ke-17. Beliau dikenal dengan nama lengkap dan gelar kehormatan Tuanku Maharaja Lelo Sutan Maharaja Lelo, dan juga akrab disapa Datu Labbe.
Asal-Usul dan Perjalanan Agung
Ince Labbe adalah seorang Ulama besar dan tokoh berpengaruh yang berasal dari Bonjol, Pasaman, Minangkabau, wilayah yang mencakup juga Johor Riau dan Kerajaan Pasaman. Ayahnya bernama Paduka Raja Nan Tjerdik Raja Pasaman Ke.5 dan ibunya bernama Incek Mendak ( Puteri Sultan Johor Riau ).
Pada abad ke-17, beliau memutuskan untuk melakukan perjalanan spiritual dan dakwah yang luar biasa jauhnya, sebuah hijrah menuju timur Nusantara.
Tujuan hijrahnya adalah Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Salajo Bonto Nompo, yang saat itu merupakan wilayah penting dalam Kerajaan Gowa. Kepindahan tokoh besar dari Minangkabau ini ke Gowa menegaskan hubungan Islam yang erat antara dua pusat kebudayaan tersebut. Di Gowa, Ince Labbe menanamkan pengaruh keilmuan dan keislamannya.
Dua Ikatan Suci: Warisan Dua Kerajaan
Sebagai tokoh sentral di kedua wilayah, Ince Labbe menjalin dua ikatan pernikahan yang membentuk dua garis keturunan penting:
1. Ikatan Pagaruyung (Minangkabau)
Istri pertamanya adalah Putri Siti Intan Nagari dari Kerajaan Pagaruyung Minangkabau. Dari pernikahan ini, lahirlah tiga pewaris utama di Kerajaan Pasaman:
- Puteri Hasaman
- Puteri Gandum Suri
- Paduka Yang diPertuan Sakit Kaki, yang kelak menjadi Raja Pasaman ke-6.
2. Ikatan Gowa-Tallo (Sulawesi Selatan)
Istri keduanya adalah Isa Daeng Tallasa dari Kerajaan Gowa-Tallo. Ia merupakan putri dari Abdul Rahman Daeng Manjarungi Iyakamabassung Tumarilalang, Panglima Perang Kerajaan Gowa. Ikatan ini mengukuhkan Ince Labbe di Sulawesi. Keturunan mereka adalah:
- Ince Ahmad Iyakamabassung Daeng Mangambei, yang melanjutkan tradisi keluarga dengan menjabat sebagai Panglima Perang Kerajaan Gowa.
Ince Labbe adalah lambang dari Ulama Minangkabau yang berani membawa ajaran dan pengaruhnya jauh melintasi lautan, menanamkan akarnya di Gowa, dan melalui keturunannya, beliau berhasil menempatkan anak-anaknya sebagai raja di Pasaman dan panglima di Gowa, menyatukan kearifan dua kerajaan besar di Nusantara

No comments